Sidoarjo, 21 Februari 2026 — Suasana Masjid Al Ukhuwah sore itu terasa berbeda dari biasanya. Sejak sore hari sebelum kumandang adzan Ashar terdengar, para peserta berdatangan dengan raut wajah cerah dan penuh semangat untuk mengikuti Dauroh Ramadhan bertema “Menjadi Pemuda yang Merindukan Surga.” Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian pembinaan ruhiyah yang diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Allah serta semangat beribadah di bulan suci.
Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, di mana panitia menyambut satu per satu dengan senyum hangat. Tawa ringan dan perbincangan ringan antar peserta menambah keakraban suasana. Setelah semuanya siap, acara dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi. Dalam sambutan singkatnya, perwakilan panitia menyampaikan harapan agar dauroh ini menjadi momen bagi para pemuda untuk memperdalam keimanan serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

Sorotan utama hari pertama adalah penyampaian materi berjudul “Tauhid: Mengenal dan Mencintai Allah” oleh Ustadz Abdul Aziz, M.Pd. Dari awal hingga akhir sesi, masjid dipenuhi suasana hangat dan hidup. Para peserta tampak sangat antusias—mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya, dan menanggapi penjelasan sang ustadz dengan penuh rasa ingin tahu. Ustadz Abdul Aziz dengan gaya penyampaian yang bersahaja dan menyentuh hati, mengajak peserta memahami makna tauhid secara mendalam: bahwa mengenal Allah bukan sekadar melalui kata, tetapi lewat cinta yang nyata dalam tindakan dan ibadah sehari-hari.
Menjelang senja, aroma hidangan berbuka mulai tercium dari serambi masjid. Waktu buka puasa bersama menjadi momen kebersamaan yang indah. Senyum dan canda ringan mengiringi suapan pertama setelah seharian berpuasa. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan shalat Maghrib berjamaah, kemudian rehat sejenak sebelum memasuki shalat Isya dan tarawih.

Sebagai penutup, para peserta mengikuti tadarus Al-Qur’an dengan penuh khidmat. Lantunan ayat suci menggema di setiap sudut masjid, menciptakan suasana yang menenangkan dan penuh keberkahan. Banyak peserta yang tampak larut dalam bacaan, menikmati setiap ayat sebagai penyejuk hati setelah sehari penuh kegiatan.
Hari pertama Dauroh Ramadhan di Masjid Al Ukhuwah ini bukan hanya membuka rangkaian kegiatan, tetapi juga membuka hati setiap pesertanya. Semangat menjadi pemuda yang merindukan surga terasa begitu hidup—menandai bahwa Ramadhan kali ini akan menjadi perjalanan yang bermakna dan penuh cahaya iman.

Tinggalkan Balasan